Pages

Suster Keramas 2 [2011]

Bookmark and Share

Kalau ditanya negara mana yang paling hobi mengelabui penonton dengan film yang judul dan posternya kadang nggak nyambung plus adegan penuh belahan dada nggak penting en nggak ada imbas apa-apa saking murahannya, jawabannya adalah Indonesia. Dan tanyankan kenapa hal itu bisa terjadi pada produser-produser seperti ody mulya hidayat atau KKD. Dijamin jawaban mereka akan super duper klise dan sama murahan seperti filmnya saking gak bisa mengarang kata-kata yang lebih intelek lagi jika ditanya oleh wartawan.

Seperti itulah film yang bakal gue review kali ini. and then, taraaa… (heboh deh gue), judulnya adalah suster keramas 2 arahan findo purwono dengan naskah olahan abbe ac. Memasang bintang-bintang muda seperti zidni adam, ricky harun dan violenzia jeanette. Serta penampilan khusus bintang jav yang merupakan teman seprofesi dari rin sakuragi dan maria ozawa bernama sola aoi atau sora aoi. Terserah lo mau make sola atau sora yang penting dia tuh bintang bokep dari negeri matahari terbit itu. Asal jangan panggil solar aja. Emang mau beli bahan bakar?

Cerita dibuka dengan adegan kebut-kebutan antara jack, tando dan shelly. Sampai akhirnya tiba-tiba shelly terjatuh dari motor hingga menyebabkan tulang kakinya patah dan menyembul keluar. Spontan, tando dan jack membawa shelly ke rumah sakit. Lalu cerita bercabang ke bandara. dimana cakil, seorang tour guide, sedang menunggu kedatangan michiko, turis asal jepang. Hingga suatu kejadian nggak penting membawa mereka ke rumah sakit yang sama dengan jack dan tando yang saat itu tengah menunggu shelly menjalani operasi di UGD. Sesampainya dirumah sakit, mereka mulai diganggu oleh penampakan-penampakan arwah penasaran. Apakah yang terjadi? Kenapa hantu-hantu itu muncul dan mengganggu mereka?

Melihat plot sekilas mungkin akan jadi film yang seru dan menegangkan mengingat fakta bahwa ada sentuhan twist di ending. Tapi ternyata, dengan kampungan findo sukses mengeksekusi filmnya sendiri dengan sangat garing dan garing. Kenapa? Karena ditilik dari segi horror, formula yang digunakan sangat basi. Dari segi drama juga terlalu standar. sentuhan komedi maksanya yang kampung banget pun, membuat gue pengen nyuruh tiga remaja pemeran utama diatas ngilang dan diganti oleh nunung, tukul dan sule. Mungkin gue bakalan betah karena mereka diem aja udah lucu, apalagi kalo udah mulai ngelawak. Harusnya findo bisa lebih pintar dalam memilih pemain. bukan asal comot ganteng ato cantik, tapi juga pinter akting. Karena tiga orang ini—eh, ralat, dua orang ini (ricky dan zidni) sangat jayus dan nggak lucu dalam mengeksplorasi naskah yang disodorkan. Yang ada malah bikin gue pengen muntah ditempat.

Beruntung ada jualan lain, apa lagi kalau bukan sola aoi yang unyu banget. Gatau kenapa nih cewek lucu aja kalo ngomong. malah kalo gue perhatiin, disetiap scene hampir sering liat ekspresi kebelet antara pengen ketawa saat diharuskan akting jejeritan ngelihat hantu. Sayangnya karakter yang diberikan buat dia cuma sebagai turis goblok (setipe dengan peran-peran yang diberikan sama rin dan maria). Bedanya kali ini sola memberi bonus adegan toples. Ih wow, kakkoi! Heran banget gimana film ini sanggup lolos sensor dan tukang demo itu malah lebih ngurusin film tanda tanya yang jelas lebih baik dari berbagai segi dan membawa perubahan ketimbang film pamer belahan dada yang emang udah disetting biar kelihatan (silakan cek behind the scene nya kalo gak percaya). Sangat nggak singkron banget sistem kinerja mereka!

Seperti yang udah gue singgung diatas, diantara banyak sekali hantu yang eksis di film ini dari mulai pocong, tuyul, suster ngesot sampe hantu abal-abal lainnya, kalian gak bakal nemuin sosok suster keramas disini. Lho kok? Gausa kaget deh. Karena proses awal film ini memang nggak ditujukan buat sekuel. Tapi berhubung pengen melanjutkan kesuksesan predesesornya, judulnya berubah jadi suster keramas dengan embel-embel 2 dibelakang plus judul lain dalam bahasa inggris; evil nurse. dan fakta yang paling parah adalah, udah tau dikibulin, yang nonton banyak banget. haha... kalo udah kayak gini, siapa ya yang mesti disalahin? susah emang ngurusin film indonesia.

anyway, sekedar curhat, seumur hidup nonton dibioskop baru kali ini gue nemu penonton kampung abis. gimana nggak, masa sekumpulan cewek-cewek pada teriak dan ketawa garing melihat komedi yang sama sekali nggak lucu. kalo semua penonton ketawa sih gak papa. anehnya cuma sederet bangku itu doang. pake jerit-jerit ahh ahh segala dan yes no yes no (kalo yang ini cuma lebay gue aja haha). intinya mereka tuh payah banget. tipe penonton C. penonton yang datang dengan tujuan gak jelas. pengen ngelawak kali ya. tapi lawakan mereka segaring filmnya sih. jadi gak mood deh ngikuti lawakan mereka. istifar mbak, mbak.... sayang banget, cantik-cantik otaknya geser!

rating 1/10

http://www.smileycodes.info

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar